join paytren
join-paytren

Jangan Buru-buru Putuskan Join,

Ayo baca dulu halaman ini sampai selesai :D Okey?



Bisnis Paytren Sesuai Syariah… In Syaa Allah

Dalam rangka memperkuat posisi Bisnis Paytren agar makin sesuai dengan syariah, maka Treni menggandeng 2 orang pakar ekonomi syariah untuk masuk ke dalam Manajemen Treni/Paytren

Welkam our new komisaris Paytren…

“Alhamdulillaah… Prof. DR. Syafii Antonio. Komisaris yang lain, DR. Irfan Syauqi Beik. Dua guru yang juga sahabat saya, abang saya, wujud dari komitmen Paytren memberikan layanan sesyar’i-syar’inya dan sehalal-halalnya.

Saya menyadari, ilmu saya sangat kurang. Karenanya sekalian saya belajar dari keduanya sambil keduanya membereskan apa yang belom beres, dan melengkapi apa yang menjadi kekurangan.”

(Ust Yusuf Mansur)

Dengan Bangga Kami Memperkenalkan…

PT. VERITRA SENTOSA INTERNATIONAL ( TRENI )

* Sebelumnya VSI, sekarang sudah berubah Brand menjadi Treni
dgn Produk Utama PAYTREN. Founder Masih tetap : Ust Yusuf Mansur

(Marketing Plan Versi 2017.01)

Paytren "Lebih dari Sekedar Aplikasi Bayar-bayar"

Veritra Sentosa Internasional (treni) adalah perusahaan yang memasarkan “Lisensi” penggunaan Aplikasi /Software /Perangkat Lunak/Teknologi bernama “PayTren” dengan metode jaringan pemasaran yang dikembangkan melalui kerjasama kemitraan atau mitra usaha, metode pemasaran tersebut juga dikenal dengan istilah Direct Selling atau penjualan langsung (rujukan definisi : Permendag 32/M-DAG/PER/8/2008, Ketentuan Umum, Bab I, Pasal 1).

PayTren dapat digunakan pada semua jenis SmartPhone khususnya Android (minimal Ice Cream Sandwich) dan iOS (minimal v.10/iPhone 5 keatas) untuk dapat melakukan transaksi atau pembayaran seperti halnya ATM, Internet/SMS/Mobile Banking, atau PPOB (Payment Point Online Bank) dan hanya berlaku di lingkungan komunitas tertutup, yaitu komunitas Treni/PayTren.

Jumat, 11 Agustus 2017

Inilah Sertifikat Halal Paytren

Halo PayTreners di seluruh dunia, saat ini 7 Agustus 2017 pukul 16:00 WIB PayTren resmi menerima sertifikasi Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI yang diserahterimakan langsung oleh Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma’ruf  Amin kepada Ustadz Yusuf Mansur. Mendampingi acara tersebut adalah  Buya Anwar selaku Wakil ketua DSN-MUI dan Direktur Operasionaal Hari Prabowo beserta  jajaran manajemen PayTren.

Arus baru ekonomi Indonesia mengalir!

Sebelumnya acara yang digelar dihadiri wartawan nasional seperti Republika, Net, Merdeka dll. ini . KH. Ma’ruf  Amin memberikan pengantar tentang gerakan arus baru ekonomi Indonesia yang baru saja dibangun. Apa yang dimaksud dengan Arus baru Ekonomi Indonesia ini? Adalah sebuah kekuatan ekonomi yang akan dibangun dari bawah (bottom up) yang akan dilakukan dalam 2 cara :
  1. Pemberdayaan ekonomi ummat, yaitu melakukan koordinasi dan mengakselerasi pertumbuhan gerakan ekonomi umat. Ini dilatarbelakangi oleh situasi ekonomi masyarakat kecil yang secara umum terpuruk, seperti hadirnya mart-mart raksasa ke pelosok-pelosok yang menyebabkan warung-warung kecil roboh. Begitupun yang terjadi di bidang lainnya seperti pertanian yang dinikmati oleh para tengkulak..
  2. Penguatan ekonomi syariah. Menurut KH. Ma’ruf Amin Ekonomi syariah itu adalah ekonomi bagi hasil yang kaidahnya tidak asing di masyarakat kita misal di Jawa.
Konsep arus baru ini sudah pula disampaikan langsung dihadapan Bapak Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Beliau bersama MUI pun selaras sejalan menghendaki upaya menghilangkan kesenjangan antara ekonomi kuat dan ekonomi lemah yang akan ditempuh dengan Re-distribusi Aset dan Kemitraan. Dan pada 27 Juli  lalu telah dibentuk Komite Nasional Keuangan Syariah.
Menyinggung tentang kemitraan ini KH. Ma’ruf  Amin sekali lagi menunjuk PayTren bahkan mendoakan secara khusus untuk agar mampu membangkitkan kembali kemandirian ekonomi ummat.


 ======


Pesan dari momen Penyerahan Sertifikat PayTren Syariah adalah lahirnya buah pikiran dari Prof. Dr. (H.C.) KH. Mar’uf Amin (DSN MUI) yakni Tiga Pilar Utama dalam membangun Ekonomi Umat pada dasarnya bertujuan pada penguatan tiga pilar utamanya, yakni Pertama Pilar Umat, dimana umat dengan kesadaran sendiri untuk dalam mengembangkan praktik usaha dan bisnisnya, kemudian Pilar pemerintah untuk mendorong regulasi atas azas keadilan dan Pilar Ketiga adalah Konglomerat, yakni bagaimana para konglomerat ini bias bekerjasama bergandengan bersama umat dalam membangun usaha bersama.
"Dengan peresmian PayTren sebagai e-payment Indonesia yang syariah merupakan salah satu tonggak dalam membangun pilar Ekonomi Syariah yang mengutamakan pembangunan dari masyarakat bawah yang kita kenal dengan Arus Baru Ekonomi Indonesia yaitu Ekonomi Syariah"
– Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma'ruf Amin (DSN MUI)
"Komposisi demografi Indonesia, Umat Islam berkisar 90 % sedangkan yang Non- Islam 10%, namun ironisnya nilai ekonomi yang dikuasai oleh Umat Islam hanya berkisar 10% saja sedangkan 90% sisanya adalah dikuasai oleh para konglomerasi dan kontribusi usaha besar. Ketika Pak Mar’uf Amin dalam kesempatan ini dengan membakar semangat lewat jargon “Mari Bung Rebut Kembali”, maka dari itu warga Banten, Bugis, warga Padang, Sunda dan warga Indonesia lainnya, yang sudah berakar dalam perniagaan tradisional di pasar-pasar konvensional sejak dulu, kita bangkitkan kembali dalam semangat ekonomi umat tanpa merebut hak orang dan merugikan. Salah satunya adalah dengan cara menghijrahkan umat ini dari “employee Mentality ke entreprenership Mentality” sehingga kita bisa bangkit dan menjadi individu-individu yang siap terjun ke ekonomi global"
– Buya Anwar
"PayTren yang menciptakan Industri Penjualan Langsung sangat cocok dengan misi dan pola “bottom-up” yakni membangun ekonomi arus bawah ke atas dimana modal tidak menjadi syarat utama tetapi kemauanlah yang menjadi motornya. Dalam prosesnya itu, peningkatan sumber daya manusia adalah hasil yang akan kita nikmati dimana perekonomian menjadi merata dan masyarakat bisa berkontribusi pada kesejahteraan bersama"
– Ir. Djoko Hartanto Komara, Ketua Umum APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia)
“Pencapaian PayTren dalam meraih sertifikasi Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI merupakan terobosan dari langkah lanjutan serta visi misi PayTren itu sendiri dalam mencapai target 10 Juta user pada 2021 dan ini juga langkah baik yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Momen ini juga kelak akan melahirkan para pengusaha-pengusaha muda digital dan PayTren diharapkan menjadi trendsetter dalam industri digital Indonesia”
–  Harry KW Haryono, CEO PT Pillar Fintech Solusindo
“Sertifikasi Syariah ini menjadi satu-satunya yang pertama d Indonesia untuk kategori Payment Gateway sehingga ini merupakan peluang yang besar mengingat masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam dan membuktikan bahwa aplikasi PayTren memang cocok untuk masyarakat Indonesia pada umumnya” 
– Dedi Yudian, Ketua Komite Penyelarasan Teknologi Informasi & Komunikasi (KPTIK)
"Dengan diterimanya Sertifikat Syariah dari DSN-MUI, maka PayTren sebagai salah satu inovator di dalam pembayaran digital telah memenuhi syarat dan kriteria digital payment dan Financial technology syariah pertama di Indonesia. Ini menjadi angin segar bari para PayTrener di seluruh dunia dan juga masyarakat Indonesia serta menandai bahwa karya anak bangsa yang penuh inovasi ini siap bersaing dalam bisnis digital dunia" 
– Bari Arijono, Ketua Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI)
“Momen penuh berkah ini telah menjawab pertanyaan masyarakat tentang bagaimana bisnis yang dikelola oleh PayTren. Dengan keluarnya sertifikasi syariah ini akan menambah kepercayaan masyarakat kepada PayTren, Insya Allah”
– Ustadz Anwar Sani, Darul Qur’an
“Inilah yang paling dinantikan umat Muslim di Indonesia dan masyarakat di seluruh pelosok negeri bisa berbisnis dengan PayTren. Harapan saya PayTren bisa semakin mendunia dan sukses selalu” 
– Jody Brotosuseno, Owner Waroeng Steak & Shake
“Ini suatu langkah besar bagi PayTren dan dunia pelayanan finansial di Indonesia. Kita berharap PayTren menjadi aset nasional dan terus berkontribusi bagi kepentingan bangsa dan melayani kepentingan umat”
– Ricky Satria, Deputy Director Bank Indonesia.
“Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan babak baru untuk semakin membuktikan kepada dunia bahwa PayTren itu Sukses Bisnisnya Berkah Hidupnya”
– DR. Deddi Nordiawan, Direktur Keuangan PayTren




Penasaran Nih... seperti apa sertifikatnya???
Ini nih sertifikatnya..= >







 


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 | 2017 Agen PayTren Semarang All Right Reserved
Pembuatan WebBlog oleh Genbisoft Media Partner dan Blog di Manajemen Oleh @akirasasori
Agen Paytren Semarang RahmanCyber Network

×